Jumat, 28 November 2014

HUJAN HARI INI

Langkah yang menemani hidup hari ini sangat misteri
Terlintas bayangan-bayangan semu yang semakin memudar
Perlahan tetes hujanpun turun membasahi tempat-tempat yang dikehendaki

Banyak persoalan yang terkadang tidak memerlukan jawaban
Terkadang banyak jawaban hanya untuk satu pertanyaan yang diajukan
Seakan membingungkan, menjadikannya terasa hambar

Langit yang mulai memudar cerahnya
Berkhiaskan rintik-rintik hujan dan semiilir angin yang terhembus
Membuat dingin sampai ke tulang rusuk
Merasuk dan selalu mengingatkan ke dalam kepingan-kepingan memori yang pilu
Hmmmm . . .


Yaa . . .
Hujan takkan pernah berhenti kapan seperti apa yang kita inginkan
Hanya saja dengan bersyukur menjadikan hujan bisa menjadi memiliki makna
Lebih dari sekedar itu
Lebih dari sekedar itu . . .

Yaa . . .
Hujan hari ini ingatkan alam pikiran terhadap semua dosa dan kesalahan yang pernah ku lakukan sebelumnya
Yaa . . .
Hujan hari ini pun telah membawa kembali ke dalam pusaran semua kesalahan dan ketidakadilan yang orang limpahkan kepada jiwa ini untuk dirasakan

Jumat, 14 November 2014

PERJALANAN

Nahkoda yang sedang kita kemudikan
Kan membawa ke arah mana saja yang yang kita inginkan
Ke setiap penjuru dunia, ke setiap belahan dunia
Tentunya sangat bahagia dapat berkeliling dunia

Seperti halnya hubungan yang sedang kita bina
Akan mengalir menyusuri arus yang kita ciptakan
Membawa ke setiap celah yang dapat teraliri air
Entah itu kembali ke muasalnya lautan kebahagiaan
Atau ke jurang kesedihan

Namun  pada akhirnya akan kembali berujung di muara lautan
Maka percayalah kepada keajaiban itu
Seperti roda yang berotasi menyusuri jalanan
Tidak akan pernah selamanya dalam keterpurukan
Percayalah, Tuhan itu Maha Adil

Setiap penjuru dunia yang kita kunjungi akan memberikan pengalaman-pengalaman baru
Pengalaman yang mampu memuliakan hubungan yang kita lanjutkan
Tidak ada hal sedikitpun yang tidak memiliki makna, semuanya memiliki hikmah
Hikmah untuk kebaikan kita bersama
Semoga Tuhan meridhoi

Dan saat semua ujung dunia telah kita capai
Ada titik haru dan pengabdian
Juga tangis bahagia karena kita sudah diujung senja
Memang, waktu yang kita nikmati tidak ternah terasa
Sangat liar dan cepat seperti kilat
Meskipun kadang terasa lama dan membosankan

Maka percayakan itu semua kepada tangan kita berdua dan ridho Tuhan
Bahagiakan kita, kita bersama

Kamis, 13 November 2014

PERLINDUNGAN

Semua perubahan yang terjadi kepada setiap orang adalah hal yang wajar
Kesetiaan yang dimaksudkan adalah buah dari sebuah niat yang ditekadkan
Seperti halnya ingin memiliki sesuatu, segalanya pasti diusahakan dan banyak yang diperjuangkan
Pun juga pengorbanan

Hal yang indah yang didambakan setiap makhluk Tuhan selalu ada bahkan bertambah setiap masa
Entah itu yang mungkin mengubah perlindungan menjadi sebuah kutukan
Keserakahan dalam hati seorang anak adam selalu berbuah amarah Tuhan 
Ketidakberdayaan pun akhirnya hanya menjadi sebuah penyesalan
Kadang tangisan pun menjadi sebuah solusi tanda taubat kepada Dia
Dia selalu saja bisa memberi maaf, meskipun sang makhluk selalu berulang melakukan (kembali)

Do'amu yang menyertaiku selalu menjadi perlindunganku dari setiap marabahaya dan ketidakjujuran
Do'amu laksana pelita yang membuat kesetiaan dalam hati ini semakin kokoh
Semua menjadi perlindunganmu dan perlindungan-Mu

Do'aku yang penuh berkah dan rahmat untukmu senantiasa didengar oleh Dia
Peluh kesedihan ini menjadi bermakna saat Tuhan mampu menjaga kesetiaanmu terhadap hati ini
Penuh syukur dan pengabdian tulus ini menjadi sebuah amanah yang terindah

Perlindungan Dia menjadi suatu anugerah yang harus kita pertahankan dan lanjutkan
agar kita terlimpah dan penuh kasih sayang

Senin, 27 Oktober 2014

SESUATU YANG INDAH TIDAK TERDUGA

Lembah fikiran yang sempat sunyi tak dapat melangkah pergi
Selalu berhias kesendirian dan kesibukan
Demi menutup waktu luang
Dan selalu ingin jauhkan dari perkara yang mengingatkan kepada kesedihan
Kepedihan yang terlalu dalam
Yang pernah berhiaskan di masa lalu

Kini, waktu telah berjalan
Semakin berjalan ke depan, tak pernah tertahan berotasi
Sang pelita itu telah kembalikan keingintahuanku tentang arti cinta dan bahagia
Ku temukan tak pernah sengaja
Meski sebelumnya telah dekat dengan sang pelita itu
Tuhan kini membukakan jalan siapa pelita yang siap buatku bersinar kembali

Tak pernah usangkan do'a dan kerja keras
Berharap temukan kembali api semangat yang pernah padam
Karena saat-saat indah harus diukir kembali
Meretas segala kegundahan selama ini
Selama pelita itu belum ku genggam erat sebelumnya

Sang pelita, sang teman, berjalan dalam kebersamaan di masa lalu
Tak ubahnya seperti kejutan dan terkabulnya do'a oleh Sang Kuasa
Terima kasih Tuhan Yang Maha Mendengar

Jumat, 14 Oktober 2011

Sejarah cincin di jari manis

Pertemukan kedua telapak tangan. Jari tengah saling silang dan tekuk ke dalam. Pertemukan empat ujung jari lainnya. Coba buka ibu jari, kemudian tutup, selanjutnya buka jari telunjuk, kemudian tutup, kemudian buka jari kelingking, dan tutup. Sekarang buka jari manis dimana cincin pernikahan dipakai, bisakah dibuka ? Itulah mengapa cincin disematkan dalam jari manis

Minggu, 09 Oktober 2011

SATU SKETSA MAKNA KETULUSAN

Ingin terasa dalam tirai sejati
Yang membuat hitam akan terkapar
Melenyapkan cerai cemburu nalaran rasa
Oleh satu sketsa ketulusan hakiki

Raga menghempas terbaring
Takkan menyerah walau darah kucuri ketakutan buta
Leleran butir air mata tutupi
Nantikan kesempatan yang bergema
Suci secantik ketulusan

Tiara melambai bersahutan
Tirai menggantung lesu
Bagai memeluk kekosongan
Bersambung pada gerbang waktu yang dinanti

Dendam menghandal gelapkan jiwa
Surak seakan persis umbar janji
Ketika nafsu kusam menghentak
Dingin malam linukan tulang awak

Serpihan lembut pecahkan nadi
Kotori hamparan bunga-bunga taman yang indah
Impian mesra hanya melongok sedetik
Mencabuti kerinduan dalam goresan
Kuatkan tangan eratkan pelukan
Jangan ada kerenggangan dalam ilusi warna
Jika ingin lukisan arti bahagia

MENATA

Menata kembali yang sudah berserakan tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Ketika memiliki tekad yang kuat untuk berusaha menjadi lebih baik, Tuhan pasti memberikan jalan yang sempurna untuk membimbing kita, tak perlu kita takut dan ragu akan apa yang telah terjadi. Serahkan semuanya pada Sang Pemilik semesta.

Mengisi ruang yang sedang kacau, adalah saat pertama kita terjebak dalam ketidakikhlasan, ketika kita sudah melupakan kepasrahan. Tuhan selalu memberi kesempatan pada umatnya untuk dapat menata hidupnya lebih baik lagi, senantiasa rahmat dan pintu hidayah selalu dibukakan untuk kita semua, terkadang kita melupakan itu semua. Maka bersyukurlah setiap waktu akan semua kenyataan bahwa Tuhan itu selalu menguasai, mengamati umatnya.

Apa yang kita tidak miliki untuk menata hidup, kita bisa menemukan dan mendapatkannya lewat orang lain, sesuatu jalan yang menjadi perantara kita untuk dapat lagi menjalani kehidupan setelah semuanya berserakan. Tak perlu egois untuk menerima segala bantuan dari orang lain yang mungkin menurut kita adalah suatu kekeliruan, anggap saja semuanya adalah pelengkap dari segala kelengkapan yang belum kita miliki untuk menata kembali hidup ini yang belum indah, semua akan indah pada waktunya.

Masam

Banyak hal terucap meski masih banyak tanya Ibarat kata bermakna yang kosong Terjadi banyak persinggahan dalam berfikir Berucap menjadi kelu...