Selasa, 15 September 2020

LIRIK LAGU

 JUDUL        : IZINKAN AKU


SONG 1

Penantian panjang yang telah kita tunggu

Kan membawamu ke dalam kebahagiaan

Seputih hatimu yang selalu temaniku

Dalam ikatan yang semestinya kan terjaga


REFF

Izinkan aku tuk milikimu

Tuk temani setiap hari-hariku

Karena sesungguhnya hanyalah engkau yang ku inginkan

Tuk menjadi istriku nanti


SONG 2

Ketika ku serahkan seluruh jiwa raga

Ku selalu berikrar setia tuk temanimu

Jalani liku hidup yang kan kita lewati

Dalam suka maupun dalam keadaan duka


Back to REFF

Rabu, 02 September 2020

Tatanan

Ketika terdengar bisikkan alam

Kadang hal yang tak diinginkan dan tak bisa ditolak

Tuntutan untuk keseimbangan

Selalu ada yang merasa merugi dan mengeluh

Tapi menjadi beruntungpun melimpah

 

Ada isyarat yang tak bisa dijelaskan

Biarpun spekulasi atau entah ekspektasi hadir disana

Ada yang mengerti dalam ketidaktahuannya

Pun merasa kalah dalam kemenangannya

Pada akhirnya tak ada yang mampu tertawa untuk itu

 

Perubahan yang dibawa terkadang memuakkan

Tapi isi pikiran tetap berjalan untuk menterjemahkan

Arti dari dasar agar tetap teguh

Tidak pernah puas untuk jalan indah

Meski terkadang tidak ada damai didalamnya

 

Harus diakui kedatangannya kadang tidak terprediksi

Meski sejuta diksi disiapkan untuk menolak dan membantah

Dalam diam dan termenung

Patut kita berdoa keda sang pemilik tatanan

Tak satu pun dapat mendekatinya

Berharap saja terhampiri hawa keberadaannya

Bahwa Ia dekat untuk menjadikan orang yang beruntung

Percayalah, Dia pemilik alam itu


Jumat, 25 Oktober 2019

Bukan Marah

25/10/2019
Hal apa yang membuat marah?

Kata dalam sebuah marah menjadi tak bermakna
Tanpa keramahan dan tawaran untuk berunding
Ada hal lain mampu menusuk kedinginan itu
Dan hanya ingin diam
Tak ingin melanjutkan

Tampaknya tak tersampaikan
Dan tak ingin membuat (lagi) percakapan
Mungkin harusnya begitu

Pernah mencoba berfikir kembali
Bahwa pikiran kita selama ini belum terbuka
Dan kita hanya coba menebak dari setiap teka-teki
Kebenaran masih tertutupi

Tanah kering ini menjadi pijakan setiap insan
Dalam kemarau berkepanjangan dan belum berhenti
Adakah yang mencoba menghirup debu terbang itu?
Apakah sesak pun akan terasa olehnya?

Kembali mengukir dalam renungan
Hanya ingin sampaikan
Bahwa hanya sebatas itu

Rabu, 17 Juli 2019

Keramahan Rindu

Lewati hari berjalan beriringan
Kelopak mata terlihat berubah tidak seperti biasa
Waktu takkan pernah bisa dihentikan
Oleh nafsu ataupun amarah atas suatu kehendak

Dalam mimpi bertemu khayalan
Bintang bersinar terlampau dekat
Silaukan mata dan menjadikan lemah
Memang indah cahayanya tapi bukan seperti itu
Kelelahan tampak tak biasa
Karena memang ini tidak nyata

Ada pertemuan yang diinginkan (meski dalam mimpi)
Sebatas kekaguman seperti biasa
Tak ada kata yang terucap, hanya bersuara lewat degup jantung

Ada makna yang tersimpan
dari dua angsa berenang di danau merah
Keindahan dalam tiada kata

Dan tersenyum adalah sisa dari semua kebisuan itu

Jumat, 12 April 2019

Sunyi dan kehendak bersama

Sunyi dan kehendak bersama
Dalam diam ada ucapan lirih di ruang hati
Apakah perlu untuk ditangguhkan?
Bahwa kesombongan adalah benar sebagian dari dari keberanian
Tapi apakah benar keberanian harus lahirkan arogansi
Sunyi tetap berkehendak

Masa senantiasa berjalan ke depan
Dan kesunyian adalah diam

Sunyi adalah makna yang ku gambarkan saat ini
Karena idealisme yang terucap senantiasa terhalangi
Terhalangi oleh setiap setiap keserakahan yang melupakan kebenaran

Selalu ada pertempuran dalam batin
Hindari pengetahuan dan pemahaman
KebenaranMu diabaikan oleh mereka
Dalam nafas-nafas terakhir yang berhembus

Ku do'akan kebenaranMu akan tampak
Agar lafadz istighfar tak henti bergemuruh dalam hati
Hingga sunyi berkehendak damaikan masa depan
Agar kita ada dalam harmonisasi, bukan seperti saat ini
Semoga mega menangkan mereka, keeogiasan berubah perlahan
Ku tunggu masa yang pasti kan datang, saat idealisme beriringan dengan ajaranMu
Hingga kesunyian tak lagi berkehendak
Karena ada damai diantara kemenangan-kemenangan (itu)

Rabu, 20 Februari 2019

Ketika

Ketika menatap senja di ujung barat
Ada tatapan terakhir surya hari ini
Membuka warna langit baru
Menancapkan keteguhan sang waktu untuk mengatur hidup

Ketika langit tak berhiaskan rembulan
Malampun tetap indah seperti biasa
Mampu sebarkan perasaan yang menghanyutkan
Diam dan berfikir untuk mencapai kesempatan lain

Ada angin malam dalam keheningan itu
Ketika lupa tentang apa yang sedang terjadi
Kadang tak ingin melanjutkan sebuah komedi
Apalagi tragedi seperti di panggung drama

Kasih yang tak bertuan adalah milik Dia
Sampai Tuhan membagikannya kepada insan berjiwa
Akan ada waktu untuk mengikat janji
Bagi mereka yang mampu hilangkan ego

Ketika semua itu terwujud
Jangan ada ketakutan untuk tidak percaya kepada-Nya
Hanya iman yang mampu teguhkan
Bahwa semua akan baik-baik saja

Kamis, 24 Januari 2019

Cara Yang Lain

Jangan menyerah
Genggam erat jangan lepaskan
Jangan sampai hilangkan pandangan darinya
Karena suatu saat akan terasa
Saat perasaan tak dapat tersampaikan
Karena dia tak mampu berkata
Maka ungkapkan dengan cara yang lain

Seindah gemericik hujan di sore itu
Karena hujan senantiasa mengisi kisah di masa itu
Seperti simfoni dan tak ingin berhenti
Membantu dengarkan hati dengan cara yang lain

Mengisi ruang yang kosong
Bukan sekedar untuk kasih
Ini yang akan membantunya
Menguatkan dan memberi kepercayaan

Berjalan dengan senyuman indahnya
Dia selalu tebarkan kebaikan dan hasrat untuk berjuang
Yang ada hanya optimis
Kamu harus mengerti
Bahwa selalu ada cara yang lain

Berterima kasih pada Tuhan
Karena masih (tidak) menghilangkan
Kepekaan dan egois
Agar nanti dia tersadar oleh kamu yang memiliki cara yang lain


24/01/08

Masam

Banyak hal terucap meski masih banyak tanya Ibarat kata bermakna yang kosong Terjadi banyak persinggahan dalam berfikir Berucap menjadi kelu...